Daily Journal

,,,Social Media: EXPOSED! (Part 1)

Hihihihihihihihi….. #Ketawa Maklampir

Dari bulan lalu banyak yang nebak2 apakah gw bolak-balik Jakarta itu gara2 gw ikut tim khususnya JKW apa bukan, soalnya gw tampak misterius. Yang bener begini, gw lagi ada family matter di sana seperti yang gw mention di blog ini beberapa post lalu cummaaa gw juga sempat dimintai pendapat profesional mengenai kasus JKW ini. But yeah no comment. Bagi gw tidak semua experienced mau menjadi profesional di bidang yang dia tekuni dan salah satunya gw. Ada perbedaan antara experienced dan profesional ya bok.
Kalau dicari apa minat gw, sejak gw ninggalin profesi gw sebagai Psikolog Kriminal tahun 2011 lalu, hmmm… minat gw adalah lebih ke ngomongin orang, ngomongin fenomena2 sosial, mempertanyakan keputusan orang yang gw anggap bodoh, yah pokoknya gitu deh. Beberapa minggu atau bulan terakhir gw seneng banget merhatiin tingkah laku anak muda di sosial media. He’eh, sejak ceritanya @awkarin mencuat kepermukaan sejak dia putus sama pacarnya itu.
Throwback sejenak ke.. ehm.. 10 tahun lalu pas gw umur early 20 waktu social media itu hanya sebatas Friendster. Pada zaman itu udah ada yang namanya ‘Celebster’ (gitu kali ya, karena sekarang orang populer di IG namanya ‘Celebgram’). Inget gak, suka ada akun yang namanya udah pake angka romawi gara2 FS itu cuma bisa sampe 500 atau 1000 friends gitu? Nah itulah si Celebster yang banyak banget accept friend request dari penjuru dunia walaupun not really a friend. Logika gw sekarang, anak umurnya belasan atau awal 20 nggak mungkin sampe punya temen 1000 kecuali kalau anak satu sekolahan dan semua MABA (Mahasiswa Baru) dia friend-in di FS semua.
Saat itu, testimonial mereka bukan hanya seputar testimonial lagi, tapi udah icon2 atau gambar “Thanks for accepting my friend request”.
Blah.
Kita fast forward ke era IG ini aka social media yang handy banget di tangan. Lo masuk ngga usah input email sama password lagi, dan lo ngecek IG nggak perlu nunggu jam pulang sekolah plus nggak perlu rebutan komputer sama abang lo. #curhat
Apa toh bedanya IG jaman ini sama FS jaman dulu? Sebenernya sama aja kan, 2-2nya bisa membuat orang2 dengan fitur tertentu menjadi ‘CELEB’.
Bedanya…..
Adalah di MORAL.
(Bersambung…… anak gw rewel)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s